Banyuwangi Akan Menjadi Tuan Rumah Liga Selancar Tingkat Dunia - Kota Gandrung

Tuesday, November 5, 2019

Banyuwangi Akan Menjadi Tuan Rumah Liga Selancar Tingkat Dunia

Banyuwangi akan menjadi menjadi tempat diselenggarakannya  seri ke-3 World Surf League (WSL) Championship Tour 2020. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manajer WSL Asia, Steven Robertson saat berkunjung ke Banyuwangi pekan lalu (05/11/2019).

banyuwangi-jadi-tuan-rumah-liga-selancar-dunia
Foto ilustrasi via larosbe.wordpress.com

Saat pertemuan dengan Pemkab Banyuwangi, Steven Robertson berkata, ”Saat pertemuan di Amerika Serikat, kami memilih G-Land sebagai satu dari 11 seri yang akan kami gelar 2020. Kami siapkan dana USD 2,5 juta atau sekitar Rp 35 miliar. Saya pikir, Banyuwangi adalah daerah yang tepat karena pemerintahnya sudah terbiasa menggelar event sport tourism,”

Steven juga menjelaskan bahwa G-Land dipilih bukan hanya karena ombaknya yang bagus, namun lokasinya yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo adalah keelokan tersendiri.

Alas Purwo telah ditetapkan sebagai geopark nasional dan Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO. Dan G-Land telah dikenal sebagai salah satu lokasi selancar terbaik di dunia karena ombaknya yang khas, besar, dan membentuk terowongan.

Menanggapi hal tersebut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akan berkoordinasi dengan  Gubernur Jatim dan kementerian terkait. Agar dalam event WSL Championship Tour tersebut dapat berkolaborasi untuk memperkuat pariwisata Banyuwangi, Jatim, dan Indonesia.

World Surf League (WSL) Championship Tour Seri ke-3


Event tingkat dunia ini akan diikuti oleh 54 peselancar terbaik dunia. Meraka akan menaklukkan salah satu ombak terbesar  dunia yaitu di Pantai Plengkung (G-Land) pada tanggal 4-14 Juni 2020.

Salah satu dampak positif bagi Banyuwangi adalah akan menjadi ajang untuk mempromosikan pariwisata Banyuwangi. Karena akan diliput oleh stasiun televisi luar negeri yang setiap ajang WSL Championship Tour dapat menjangkau 643 juta penonton dari seluruh dunia.

Selain itu akan mengungkit perekonomian daerah karena sebagian besar penggemar WSL berpendapatan di atas rata-rata, dan lebih dari separuhnya melakuan perjalan wisata ke negara lain setiap tahunnya. Maka tak heran jika pasca event ini, biasanya mampu mendatangkan banyak wisatawan.

Menurut Bupati Anas, mengutip data dari WSL bahwa social engagement ajang ini sangat tinggi. Bahkan, pembicaraan tentang WSL Championship Tour di dunia maya selalu mampu mengalahkan MotoGP yang hanya menduduki peringkat 9. Penyelenggaraan WSL akan diliput belasan TV asing yang coverage-nya bisa mencapai 643 juta penonton.



Sumber : https://www.banyuwangikab.go.id/berita-daerah/digelar-di-banyuwangi-liga-selancar-bergengsi-dunia-bakal-geliatkan-ekonomi-masyarakat.html




Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda